Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Cinta, Ku Cinta Kamu

Cinta memang tak pernah sulut baranya
Ia senantiasa bergejolak dalam dada
Seraya membakar setiap sel-sel dalam hati
Terus mengoyak apa yang mampu ia goyahkan

Cinta terus membius sukma ku
Mengerogoti setiap sudut pikirku
Menghancurkan apa yang mampu ia jatuhkan
Mampu membisikkan adanya perih dalam diri

Cinta, haruskah ku bertahan
Menanti pelita elok nan berkejora sendu
Haruskah merunduk dan hanya terdiam
Ketika cinta mulai beranjak pergi

Cinta, layak kah aku mendapatkan niscaya
Pantaskah ku merengkuh pelangi itu
Sudikah kiranya cinta menggapai jemari-jemari ku 
yang lusuh kering penuh debu

Cinta, sungguh ketidakmampuan benak
tuk sanggup menuangkan asa
Mengilhami apa yang ku rujuk kini
Tak mengharapkan cinta itu 
mendapatkan cinta yang bukan cinta

Cinta haruskan ku berhenti demi kata itu
Sepatutnya itu menjadi cambuk
cambuk yang mampu meluluhlantakkan kecewa ku
menjadikannya puing-puing yang hancur lebur
Mengubah puing itu menjadi pengharapan yang baru

Cinta,  ku tak sanggup menahan pelik
tanpa cinta itu apalah artinya menunggu
Mengharap tanpa akibat
Menanti disertai sebab yang sungguh pasti

Cinta, ku cinta kamu


By : Triana Ahriza

Keinginan dan Ketakutan

Aku ingin marah tapi aku takut
Aku ingin benci tapi aku takut
Aku ingin menangis tapi aku takut
Aku ingin pergi tapi aku takut
Aku ingin lari tapi aku takut
Aku ingin berontak tapi aku takut
Aku ingin berpaling tapi aku takut
Aku ingin lupakan tapi kau takut
Aku ingin duakan tapi aku takut
Aku ingin berhenti tapi aku takut
Aku ingin musnahkan tapi aku takut
Aku ingin berpisah tapi aku takut

Aku ingin tapi,,,,
Aku ingin tapi,,,
Aku ingin tapi,,,

Yang aku inginkan hanyalah selalu dekat mu
tetap menjadi bagian dari hidup mu

Yang ku takutkan hanyalah tentang janjimu
yang tak kau tepati
Tentang asa ku terhadap mu
yang pudar karena mu

SATU LAGI (Tentang Cinta)


Jika aku boleh memilih
aku kan pilih hatimu untuk selalu mencintaiku seumur hidupmu
tak pernah sedikitpun kamu untuk melupakanku.
Jika aku di perkenakan untuk meminta
aku akan meminta agar kau selalu menemaniku sepanjang usiamu
dan tak pernah kau kelelahan untuk itu.
Jika aku boleh memohon
ku kan memohon kepadamu untuk selalu membahagiakanku
tak pernah sedikitpun kau membuatku terluka atau bahkan menangis karena mu.
Jika kau berharap padaku
yang ku lakukan bukanlah apa yang kamu minta
sebab hati ini sepenuhnya ku korbankan padamu
dan tak perlu kamu meminta apa-apa dariku.
Karena sepenuhnya kehidupan ku ini hanya untuk kehidupan mu.

24 Oktober 2010

Semoga bukan hanya mimpi....bukan hanya khayalan.....

Aku hanya ingin bertemu,,,memandang wajahmu.....

Melihat gelak tawamu....

Bercumbu dalam gairah cinta yang tak terluapkan....

Menoleh sedikit pelik yang sempat terlewatkan....

Ya rabbi .....jika Kau ridhoi......ingin sekali ku rengkuh pelangi itu...

Ku gapai senja itu hingga terlelap manja tanpa ragu ....

Ku luapkan segala anugerah cita,,,,

Ku biarkan ia bersinar dalam kelam,,,,

Ku jadikan ia pelita dalam lentera fatamorgana.....

Hanya untaian kata yang tak bermakna yang kini mampu ku ungkapkan,,,

Namun nurani tak lagi bertutur...ia hanya tersenyum penuh harap....

Ia hanya berbisik lirih,,,

Ia hanya menggantungkan pada goresan tinta tak bertelinga....

Sungguh......sangat tak berharganya ku.....tanpa cinta itu...

Perihal Basi

Sepertinya aku pun tahu bahwa ini terlanjur jauh
Dan apakah mungkin ini harus ku lanjutkan
Dimana hati tak dapat lagi terpisahkan
Tak dapat lagi terbentangkan
Meski raga tak kuasa memilik
Meski jiwa tak sanggup merengkuh
Dan harusnya kau pun tahu hal itu
Setelah apa yang pernah ku curahkan lewat tutur kata
Bahkan pembuktian lain yang tak pernah jua kau tuk memahami
Lagi,,,ku mulai tuk meghela nafas
Mencoba menahan ini
Berat jika ku tangung sendiri
Ayolah....ku mohon sedikit saja
Ttuk mengerti.....memahami
RINDU INI TERLALU DALAM ......
serasa sesak ,,,, dalam dada,,,,

Sedikit tentang cinta untuk mereka

Cinta begitu menggetarkan puing -puing raga,,,
ia yang tersentak membisikkan segala yang merasuk dalam sukma...
seperti enggan berpaling dari replika alunan indahnya bahasa jiwa ...

Cinta yang menggairahkan begitu erotis, menjelma bagaikan bisikan-bisikan yang justru menyesatkan,,,,
dibenaknya hanya ada rayuan-rayuan manja seakan bayu tertenggak dada,,,
ia berbisik setengah berkeluh kesah menginginkan raga bahkan jiwa....

Cinta Ibu bagaikan setitik pelangi harapan yang menyejukkan...
ia mengisyaratkan betapa megahnya keindahan diantara telapak-telapak cinta yang mulia...
tak pernah tersirat dalam relungnya mendapatkan kembali pelangi yang telah dibentangkannya...

Cinta bersyarat itulah cinta yang tanpa didasari ketulusan....
yang diggenggamnya hanyalah sekadar ambisi dan obsesi untuk memiliki sekaligus menguasai....
ia seperti jarum-jarum neraka yang setiap jengkalnya hanya berjejal kata-kata maut...

Cinta ILLAHI ... cinta yang tanpa kuasa ku maknai ....

Realita Cinta Pop n' Koplo

Dia .......
begitu lah dia,hadir tak pernah ku tau kapan dia tiba
mengharapkan semangkuk cinta dari ku
tanpa dia mengetahui diriku,,hidupku,,cintaku,,laraku,,,

Dia .......
dan akhirnya ku persembahkan rasa itu,,
walaupun ku meyakini bahwa ini hanya sebuah lelucon dalam dongeng anak-anak
yang hanya dibacakan ketika anak itu beranjak tertidur

Dia .......
akhirnya dia teguhkan ......
aku hanya merangkak penuh bahagia ....
memohon layaknya seorang pengemis jalang ...yang terpajang di pinggir jalan ...

Dia ........
akhirnya ku sadari bahwa dia berpulang ....
beranjak,,pergi dan nyatanya menghilang...
ingin ku berontak,namun dia tak merengkuhku...

Dia ........
ada yang lebih mencintanya....
memuja...menyanjung,,,mengharapkan lebih....
bahkan berlebihan bagiku ....

Dia ........
apakah dia tahu bahwa kini ku menitihkan banyak air mata ......
meronta....bahkan hampir terjerumus kepada keputusasaan......
harusnya dia tahu......

aku sangat mencintainya .......